Hasim Adnan Hadiri Seren Taun Desa Pulosari, Dorong Pelestarian Kearifan Lokal Sunda

Foto istimewa

SukabumiLife.com – Tradisi tahunan Seren Taun di Desa Pulosari kembali digelar meriah di halaman Kantor Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (21/6/2026). Ribuan warga memadati lokasi acara sejak pagi untuk menyaksikan rangkaian kegiatan budaya yang telah menjadi agenda rutin sekaligus identitas masyarakat setempat.

Di tengah kemeriahan acara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasim Adnan, turut hadir bersama sejumlah tamu undangan dan tokoh masyarakat. Kehadiran Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota dan Kabupaten Sukabumi ini disambut hangat oleh warga yang antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga malam hari.

Sejak pagi, suasana Seren Taun berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni tradisional, hiburan rakyat, dan pertunjukan budaya Sunda di panggung utama. Acara ini bukan hanya sekadar tontonan, melainkan menjadi wadah silaturahmi akbar masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur atas hasil bumi dan keberkahan yang diterima warga selama setahun terakhir.

Kuatkan Gotong Royong dan Identitas Daerah

Hasim Adnan menilai keberlangsungan Seren Taun di Desa Pulosari menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga identitas budaya daerah. Menurutnya, kearifan lokal memiliki peran krusial dalam memperkuat persatuan sosial sekaligus menjadi aset daerah yang bernilai tinggi.

“Ketika masyarakat mampu menjaga tradisinya, maka jati diri daerah akan tetap terpelihara. Saya melihat antusiasme masyarakat di sini luar biasa, dan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya Sunda masih sangat dicintai,” tambahnya.

Baca juga:Dua Bioskop Baru Hadir di Sukabumi: Hiburan Modern untuk Warga Sukabumi

Apresiasi untuk 42 Ketua RT

Momen Seren Taun kali ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan oleh Pemerintah Desa Pulosari kepada 42 Ketua RT. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam membantu pembangunan serta pelayanan langsung kepada masyarakat.

Agenda ini menjadi salah satu daya tarik yang paling mendapat perhatian. Para Ketua RT naik ke atas panggung secara bergantian dan disambut tepuk tangan riuh dari ribuan warga yang memenuhi area luar kantor desa.

Kepala Desa Pulosari, Dirja, dalam sambutannya menegaskan bahwa komitmen menjaga tradisi ini harus berjalan selaras dengan apresiasi terhadap para penggerak lingkungan.

“Melalui Seren Taun ini kita mempererat silaturahmi, menghargai para RT dan RW yang telah tulus bekerja untuk masyarakat, serta memanjatkan doa bersama agar Desa Pulosari semakin maju dan sejahtera,” tegas Dirja.

Menjelang malam, suasana justru semakin meriah. Perpaduan penampilan seni tradisional dengan tata panggung dan pencahayaan modern sukses memukau penonton. Warga bertahan hingga akhir acara untuk menikmati setiap pertunjukan yang disajikan.

Bagi Hasim Adnan, Seren Taun Desa Pulosari menjadi contoh nyata bagaimana pelestarian tradisi, penguatan kebersamaan, dan pergerakan pembangunan sosial dapat berjalan beriringan. Ia berharap pemerintah daerah dan berbagai pihak terus memberikan dukungan penuh agar nilai-nilai budaya Sunda dan semangat gotong royong ini tidak pudar ditelan zaman.

Selain dihadiri oleh warga lokal, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Kalapanunggal, kepala desa se-Kecamatan Kalapanunggal, perwakilan kepala desa dari Kecamatan Kabandungan, tokoh agama, Karang Taruna, serta jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Sumber: Sukabumiku.id

(RR)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *