foto istimewa
JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi meluncurkan empat inovasi berbasis digital dalam rangkaian puncak peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).
Peluncuran inovasi ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama Kakorlantas Polri Irjen Wibowo. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Chairman and Founder CT Corp Chairul Tanjung.
Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
Irjen Wibowo menjelaskan bahwa keempat inovasi ini merupakan langkah strategis dalam mengembangkan ekosistem digital Korlantas Polri guna menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi bagi masyarakat luas.
Baca juga:Viral Kabar Indonesia Bakal Turun Salju Tahun 2026, BMKG Tegaskan Ini Hoaks!
“Keempat inovasi tersebut merupakan bagian dari satu arah besar dalam rangka membangun pelayanan lalu lintas yang modern dan terintegrasi,” ujar Irjen Wibowo dalam sambutannya.
Ia menambahkan, digitalisasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendasar agar institusi kepolisian bisa semakin dekat dengan masyarakat, bukan justru menjauhkan.
Rincian 4 Inovasi Digital Terbaru Korlantas Polri
Keempat fitur dan aplikasi baru yang diintegrasikan ke dalam ekosistem Digital Korlantas meliputi:
- Sistem Pembayaran Denda Tilang: Memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan administrasi denda tilang secara transparan dan terintegrasi secara daring.
- STNK Digital: Merupakan representasi elektronik dari STNK fisik yang memungkinkan warga mengakses informasi kendaraan via perangkat digital, serta membantu petugas memverifikasi data kendaraan dengan lebih akurat.
- Kios SIM: Mesin mandiri yang memungkinkan masyarakat mencetak fisik SIM secara praktis setelah menyelesaikan proses perpanjangan secara digital, sehingga dapat mengurangi antrean di Satpas.
- Aplikasi Siap Jalan: Web aplikasi yang dirancang untuk membantu pengendara mengenali kesiapan diri dan potensi risiko sebelum berkendara melalui asesmen singkat sekitar tiga menit.
Melalui sederet inovasi modern ini, Korlantas Polri berharap pelayanan lalu lintas di Indonesia semakin efisien, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan senantiasa memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat.
Sumber: Detiknews
(LS)









