foto istimewa
SUKABUMI, Sukabumilife.com – Pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) terus dikebut guna mempercepat konektivitas serta menggenjot pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan, khususnya Sukabumi dan sekitarnya.
Untuk memastikan keberlanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, Komisi V DPR RI bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan peninjauan lapangan langsung ke lokasi proyek Tol Bocimi Seksi 3 segmen Cibadak–Sukabumi Barat pada Jumat (12/6/2026).
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan pengerjaan proyek sepanjang 13,70 km tersebut tetap berjalan sesuai target, meskipun menghadapi sejumlah dinamika teknis dan administratif di lapangan.
Progres Konstruksi Capai 81,49 Persen
Berdasarkan rilis resmi BPJT, pengerjaan Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga pertengahan Juni 2026, capaian pembangunan di lapangan tercatat sebagai berikut:
- Pembebasan Lahan: 85,80%
- Konstruksi Fisik: 81,49%
Kehadiran Seksi 3 ini nantinya akan melengkapi dua seksi yang sudah beroperasi terlebih dahulu, yakni Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) dan Seksi 2 (Cigombong–Cibadak). Jika Seksi 3 rampung, waktu tempuh dari Bogor menuju Kota Sukabumi dipastikan akan terpangkas semakin signifikan.
Baca juga:Smoothies Coli Viral di Terminal Lama: Sensasi Segar Kekinian yang Bikin Nagih!
Tantangan Stabilitas Lereng dan Mitigasi Risiko
Dalam inspeksi tersebut, BPJT mengidentifikasi tantangan teknis krusial yang saat ini sedang diselesaikan, salah satunya terkait penetapan lokasi (Penlok) lahan tambahan untuk area timbunan dan galian. Hal ini sangat penting guna menjaga kemiringan lereng (slope) sesuai standar keamanan demi mencegah risiko longsor dan menjamin stabilitas konstruksi jangka panjang.
Anggota BPJT, Wilan Oktavian, menegaskan bahwa pemerintah terus mengupayakan percepatan agar tol ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat.
“Kami terus mendorong percepatan penyelesaian melalui koordinasi intensif. Meskipun masih terdapat tantangan teknis terkait stabilitas lereng, berbagai langkah mitigasi terus dilakukan agar target penyelesaian konstruksi dapat tercapai tepat waktu,” ujar Wilan.
Ia menambahkan, rampungnya Tol Bocimi Seksi 3 ini diharapkan menjadi angin segar bagi efisiensi transportasi dan mobilitas warga Sukabumi.
“Kehadiran tol ini akan menjadi simbol nyata peningkatan konektivitas dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Sukabumi dan sekitarnya,” pungkasnya.
Sumber:suarakanar.id
(LS)









