Sensasi Meletup di Mulut! Ini Cara Mudah Membuat Kue Becrot Tradisional Khas Sunda

Foto istimewa

Sukabumilife.com Saya perlu meluruskan terlebih dahulu bahwa istilah “bakecrot” bukan merujuk pada jenis makanan, melainkan slang atau kata plesetan (berkonotasi negatif/vulgar) yang tidak umum digunakan sebagai nama kuliner resmi.

Namun, jika yang Anda maksud adalah Becrot, Bekecrot, atau Bakecrot dalam konteks kuliner tradisional khas Jawa Barat / Sukabumi, menu ini biasanya merujuk pada:

  1. Kue Kuecet / Kue Becrot (Kue Putu Tradisional / Gemblong Cair): Jajanan pasar dari tepung beras/ketan yang diisi gula merah cair, sehingga saat digigit gula merahnya meletup/mengucur (“bekecrot”) di mulut.
  2. Olahan Tutut / Keong Sawah Bekecrot: Masakan tutut bumbu kuning khas Sunda yang cara makan dengan menyedotnya hingga berbunyi/terpercik.

Berikut draf berita untuk sukabumilife.com jika yang Anda maksud adalah Kue Becrot/Bekecrot (Jajanan Tradisional Isi Gula Merah Melted):

SUKABUMI, sukabumilife.com — Bagi pencinta jajanan tradisional Sunda, kue becrot tentu bukan hidangan yang asing. Dinamakan “becrot” karena sensasi khas saat menggigitnya—gula merah cair di dalamnya seketika meletup dan lumer di dalam mulut.

Membuat jajanan khas yang gurih dan manis ini ternyata sangat sederhana. Berikut panduan resep dan cara membuat kue becrot tradisional yang nikmat untuk camilan keluarga.

Baca juga: Unik dan Lezat! Begini Cara Membuat Manisan Terong Ungu yang Kenyal Mirip Kurma

Bahan-bahan Utama

  • Tepung beras ketan (250 gram)
  • Tepung beras putih (50 gram)
  • Kelapa parut kasar (100 gram, pilih yang agak muda)
  • Gula merah/gula kawung khas Sukabumi (150 gram, sisir halus untuk isian)
  • Garam (1/2 sendok teh)
  • Air hangat secukupnya
  • Daun pisang secukupnya untuk alas/pembungkus

Langkah-langkah Pembuatan

  1. Mengolah AdonanCampurkan tepung beras ketan, tepung beras putih, kelapa parut, dan garam dalam satu wadah. Aduk rata. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni perlahan hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  2. Memberi Isian Gula MerahAmbil sedikit adonan, bulatkan, lalu pipihkan. Masukkan sisiran gula merah di bagian tengahnya, kemudian tutup dan bulatkan kembali hingga rapi. Pastikan tidak ada bagian yang bocor agar gula tidak keluar saat dikukus.
  3. Proses PengukusanAlasi sarangan kukusan dengan daun pisang yang sudah diolesi sedikit minyak. Tata adonan kue di atasnya. Kukus selama 20–25 menit menggunakan api sedang hingga matang sempurna.
  4. PenyajianSetelah matang, angkat dan biarkan hangat sebelum disajikan. Taburi dengan sedikit kelapa parut kukus jika suka.

Tips Sensasi “Bekecrot” Sempurna

  • Gunakan Gula Kawung Asli: Gula merah aren/kawung berkualitas tinggi akan menghasilkan lelehan gula yang lebih harum dan meletup sempurna saat digigit.
  • Kerapatan Adonan: Pastikan adonan luar cukup tebal dan terbungkus rapat agar gula tidak bocor ke luar panci saat proses pengukusan.

Catatan: Jika jenis kuliner “bakecrot” yang Anda maksud adalah olahan menu lain (seperti Tutut Bumbu Kuning), beri tahu saya agar draf beritanya disesuaikan!

(NK)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *