gambar istimewa
DEPOK — Jagat media sosial kembali digegerkan oleh isu mistis yang melanda wilayah Depok, Jawa Barat. Belum lama usai kehebohan isu serupa bulan lalu, kini muncul lagi foto viral yang menarasikan penampakan sosok pocong. Namun setelah ditelusuri pihak kepolisian, kabar tersebut dipastikan murni bohong alias hoax.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, isu terbaru ini mengeklaim adanya penampakan pocong yang sedang duduk santai di teras rumah warga di Jalan Al Ikhlas, Jatijajar, Tapos, Depok, pada Sabtu (23/5/2026) dini hari. Foto yang memperlihatkan sosok putih itu pun langsung menyebar cepat di grup-grup percakapan dan media sosial.
Menanggapi keresahan warga, pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengecek ke lokasi kejadian (TKP). Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, menegaskan bahwa foto yang beredar tersebut merupakan hasil rekayasa digital.
baca juga::Akses Jalan Rusak Parah, Lansia Sakit di Jampang Tengah Sukabumi Terpaksa Ditandu Pakai Sarung
“Menurut keterangan dari tokoh masyarakat setempat, foto yang beredar di medsos itu tidak benar atau hoax. Itu adalah editan,” ujar Jupriono.
Aslinya, foto tersebut memperlihatkan sejumlah warga yang sedang duduk santai di teras musala setelah menunaikan ibadah salat Magrib sambil menunggu waktu Isya. Sayangnya, foto momen kebersamaan itu disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab dan diedit sedemikian rupa hingga menyerupai sosok pocong.
Bukan Kali Pertama Terjadi di Depok
Kasus hoax mistis ini bukan yang pertama kali terjadi di Kota Belimbing tersebut. Pada April 2026 lalu, wilayah Pasir Putih, Sawangan, juga sempat digegerkan dengan isu “pocong keliling”. Narasi yang beredar saat itu bahkan menyebutkan ada warga yang kesurupan karena dimintai tolong untuk membukakan tali pocong.
Setelah diselidiki oleh Polsek Bojongsari bersama pengurus RT setempat, isu “pocong keliling” di Sawangan itu juga dinyatakan 100% hoax.
Maraknya isu mistis ini bahkan sempat menyita perhatian Wali Kota Depok, Supian Suri. Dalam pidatonya di HUT ke-27 Kota Depok baru-baru ini, ia meminta masyarakat untuk berhenti menyebarkan berita bohong bernuansa mistis yang kerap menyudutkan kotanya.
Sembari berseloroh, Supian mengatakan makhluk halus pun tampaknya sudah enggan bergentayangan di Depok karena wilayahnya kini sudah padat oleh perumahan.
“Saya minta tolong, jangan Depok terus di-bully dengan hal-hal yang sebenarnya sudah tidak ada. Nggak ada keranda terbang, nggak ada babi ngepet, nggak ada juga pocong keliling di Kota Depok,” tegas Supian.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi kita semua, termasuk warga Sukabumi, agar selalu menyaring informasi yang diterima di media sosial sebelum membagikannya. Jangan sampai jari kita ikut andil dalam menyebarkan kepanikan dan berita hoax!








