FOTO ISTIMEWA
SUKABUMILIVE.COM – Kabar baik bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi. Dalam rangka memeriahkan Hari Nelayan Nasional ke-66, ajang bergengsi Pemilihan Putri Nelayan 2026 kembali resmi digelar.
Ketua Umum Hari Nelayan, Pepen Supendi, menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini bukan sekadar ajang unjuk kecantikan ( beauty pageant ) semata. Lebih dari itu, pemilihan ini dirancang sebagai wadah untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap nasib masyarakat pesisir serta kelestarian laut.
“Putri Nelayan adalah simbol kekuatan, kecerdasan, dan kepedulian terhadap ekosistem laut,” ujar Pepen Supendi.
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi
Bagi para pemudi Sukabumi yang ingin berkontribusi nyata, pendaftaran resmi dibuka mulai 15 April hingga 5 Mei 2026.
Selama proses seleksi, seluruh peserta akan dikurasi melalui berbagai tahapan penilaian yang ketat. Aspek yang dinilai meliputi wawasan umum, karakter kepribadian ( personality ), hingga kemampuan komunikasi ( communication skills ).
Para finalis yang lolos juga akan mendapatkan berbagai pembekalan eksklusif, mulai dari pelatihan public speaking, pengembangan diri ( personal branding ), hingga pengalaman terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan Hari Nelayan Nasional ke-66.
BACA JUGA: Pantai Cibuaya Jadi Magnet Wisatawan, Pesona Alamnya Masih Asri dan Memikat
Mencari Sosok Inspiratif untuk Pesisir Sukabumi
BACA JUGA : Souvenir Bibit Pohon di Pernikahan Gen Z Viral, Simbol Cinta dan Kepedulian Lingkungan
Panitia menekankan bahwa figur yang dicari adalah mereka yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap lingkungan dan kesejahteraan para nelayan tradisional.
“Kami ingin mencari pemuda yang bukan hanya sekadar tampil di panggung, tapi yang mau turun ke lapangan, menyapa para nelayan,” tegas Ketua Panitia.
Ajang ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mempromosikan potensi wisata bahari di Kabupaten Sukabumi, termasuk kawasan mendunia CPUGGp (Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark).
Pemerintah daerah pun menaruh harapan besar agar Putri Nelayan 2026 terpilih nantinya dapat menjadi sarana edukasi sekaligus promosi yang efektif. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sosok inspiratif yang mampu menjadi duta pariwisata sekaligus agen perubahan (agent of change) bagi masyarakat pesisir Sukabumi.
SUMBER : SUKABUMIKU.ID
[RS]









